Rabu, 22 Februari 2012

asam amino dan klasifikasinya

Asam Amino dan Klasifikasinya

Asam amino sendiri sebagai pembentuk protein terdiri dari atas atom karbon yang terikat pada gugus karboksil (-COOH ), satu gugus asam amino (-NH2 ), satu atom hidrogen ( -H ) dan satu gugus radikal ( - R) atau rantai cabang seperti terlihat dalam gambar 2.1

COOH ( gugus karboksil )




H C R ( gugus radikal )

NH2 ( gugus amino )

Gambar 2.1 struktur asam amino

Klasifikasi asam amino menurut jumlah gugus asam ( karboksil ) dan basa ( amino ) yang dimiliki adalah

1. Asam amino netral yaitu asam amino yang mengandung satu gugus asam dan satu gugus amino.

2. Asam amino asam yaitu asam amino yang mempunyai kelebihan gugus asam dibandingkan gugus basa

3. Asam amino basa yaitu asam amino yang mempunyai kelebihan gugus basa dibandingkan gugus asam.

4. Asam amino yang mengandung nitrogen imino pengganti gugus amino primer dinamakan asam amino.

Klasifikasi asam amino menurut esensial dan tidak esensial

1. Asam amino esensial, asam amino yang diperlukan tubuh, keberadaan dan ketersediaannya dalam tubuh tidak dapat dibentuk oleh tubuh itu sendiri.

2. Asam amino tidak esensial, asam amino yang dapat disintesis tubuh sepanjang bahan dasarnya memenuhi bagi pertumbuhannya. Belakangan asam amino tidak esensial dibagi menjadi dua kelompok yaitu asam amino tidak esensial bersyarat dan asam amino yang betul – betul tidak bersyarat. Asam amino yang betul – betul tidak esensial adalah asam amino yang dapat disentesis melalui aminase reduktif asam keton. Sedangkan asam amino tidak esensial bersyarat adalah asam amino yang disintesis dari asam amino lain atau metabolit mengandung nitrogen kompleks lain.

Tabel 2.1 Klasifikasi asam amino menurut esensial, tidak esensial bersyarat, dan tidak esensial

Asam amino

Esensial

Tidak esensial bersyarat

Tidak esensial

Leusin

Prolin

Glutamat

Isoleusin

Serin

Alanin

Valin

Arginin

Asparatat

Triptofan

Tirosin

Glutamin

Fenilalanin

Sistein


Metionin


Trionin


Treonin

Glisin


Lisin



Histidin



sumber :

Almatsier, Sunita. 2001. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : Gramedia Pustaka utama.

Kartasapoetra, Marsetyo.2008. Ilmu Gizi. Jakarta ; Rineka Cipta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar